Takut akan TUHAN itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum TUHAN itu benar, adil semuanya, lebih indah daripada emas, bahkan daripada banyak emas tua; dan lebih manis daripada madu, bahkan daripada madu tetesan dari sarang lebah

Mazmur 19 : 10-11

Saudara yang terkasih ;

Seusai membaca Alkitab bersama di suatu malam, yang kebetulan hari-hari ini sedang sampai di bagian kitab Mazmur, anak terkecil bertanya,”Daud ini ngapain? Dia berpuisi? Atau apa?” Kami tahu maksud pertanyaannya, dia bertanya-tanya kenapa kata-kata dalam Mazmur kadang diulang-ulang, kadang seperti berirama atau berpuisi. Kadang berbunga-bunga, penuh dengan pujian dan kata-kata indah. Kami jelaskan padanya bahwa Mazmur artinya puji-pujian. Jadi kata-kata dalam kitab Mazmur itu dulu dibawakan dengan bernyanyi oleh Daud. Artinya, kitab Mazmur itu adalah lirik lagu, disaat Daud memuji TUHAN. 

Ketika sedang menjelaskan hal ini, kami sendiri juga disadarkan bahwa pribadi Daud itu luar biasa. Sudah jelas bahwa dia adalah seorang pahlawan TUHAN yang gagah berani, selalu memenangkan pertempuran, sehingga pastinya dia punya tubuh kekar, pandai bertempur dan memiliki jiwa pemberani (istilah kerennya : macho). Walaupun memang dia tidak seberapa tinggi, namun badannya pasti berotot. Tapi selain kemampuannya berperang, dia ternyata juga sangat piawai menggubah lagu-lagu yang indah, pandai memainkan kecapi, berjiwa lembut dan sangat halus, sehingga bisa memuji TUHAN dengan begitu indahnya. Dan ini semua tercatat dalam kitab Mazmur. Suatu padanan yang menarik, badan macho tetapi berjiwa lembut. Jadi dibalik kegarangannya saat berperang, dia punya hati lembut saat menyembah TUHAN. 

Saudara, bisakah kita seperti Daud, yang gagah perkasa menghadapi lawan kita (yaitu iblis), tetapi penuh kelembutan, tidak kaku, rendah hati (humble), bisa diajar, dan nurut sama TUHAN. Mencintai TUHAN lebih dari segalanya, itulah hati Daud. Itulah yang harus kita teladani setiap hari….  

 

Ku mau spertiMU YESUS, 

Disempurnakan s’lalu,

Dalam setiap jalanku,

Memuliakan Nama-MU…   

 

Ary dan Ester Handoko

Kamu yang takut akan TUHAN, pujilah DIA, hai segenap anak cucu Yakub, muliakanlah DIA, dan gentarlah terhadap DIA, hai segenap anak cucu Israel ! Sebab IA tidak memandang hina ataupun merasa jijik kesengsaraan orang yang tertindas, dan IA tidak menyembunyikan wajah-NYA kepada orang itu, dan IA mendengar ketika orang itu berteriak minta tolong kepada-NYA

Mazmur 22 : 23-24

Saudara yang terkasih ;

Masa-masa ini adalah masanya orang panen buah mangga. Dan pernahkah saudara melihat orang menggalah (bahasa Jawanya : nggothek) buah mangga? Dia akan mendorong-dorong ranting-ranting yang penuh dengan buah mangga itu dengan sebuah galah yang panjang. Digoyangnya ranting pohon itu, supaya mangganya lepas dari rantingnya, jatuh, dan bisa diambil. 

Saudara, gambaran soal meng”gothek” buah mangga itu, yang TUHAN berikan kepada kami, tentang cara bagaimana meraih berkat TUHAN. Dengan doa-doa, puji-pujian dan penyembahan, disertai dengan ucapan syukur yang dinaikkan (ucapan syukur, bukan hanya berupa ucapan tetapi juga dalam perbuatan dan pemberian persembahan) bertalu-talu kepada TUHAN, kita sedang melakukan hal yang sama. Kita sedang ‘mengusik’ kerajaan Sorga. Sedang mengguncangkan Dunia Atas tempat ALLAH bertahta. 

Banyak-banyaklah menaikkan doa, pujian, ucapan syukur, dan persembahan syukur kepada ALLAH, maka Kerajaan Sorga akan tergoncang dan berkat-NYA akan dicurahkan atas kita. Amin.

 

KAU TUHAN adalah BAPAku,

Yang sangat menyayangiku,

Tak pernah sekalipun kudapati,

KAU sakiti hatiku…

KAU TUHAN adalah BAPAku,

S’lalu memperhatikanku,

Tak ada alasan ku ragu-ragu,

‘Tuk serahkan hatiku kepada-MU….  

 

Ary dan Ester Handoko

Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam KRISTUS YESUS

Filipi 2 : 5

Saudara yang terkasih ;

Tidak terasa, kita sudah berada di akhir bulan Nopember. Artinya, sebentar lagi bulan Desember akan kita jelang, dan kita sudah bersiap untuk merayakan Natal. Natal di banyak kebaktian, di kebaktian umum, kaum muda, doa malam, doa puasa, dan sekolah minggu. Bahkan mungkin ada juga yang diundang natalan di persekutuan-persekutuan doa atau kelompok sel. Dibalik segala kesibukan persiapan Natal sekaligus ‘kepusingan’nya, tidak disangkali bahwa persiapan menyambut Natal selalu dilingkupi dengan harap-harap cemas. Harap-harap cemas, karena semua persiapan nampaknya belum benar-benar selesai dan Hari H datang semakin mendekat dengan cepat. 

Saudara, apapun yang sedang kita rasakan dan pikirkan saat ini, Natal sudah semakin dekat. Dan seharusnya segala sukacita dan kegembiraan kita akan semakin nyata, bukan karena persiapan Natal kita sudah maksimal, atau acara Natal gereja sudah dipersiapkan dengan OK, atau karena bakalan ada bintang tamu yang diundang untuk memeriahkan acara Natal kita, atau hal-hal lain, tetapi karena Natal berarti ini :”karena begitu besar kasih ALLAH akan dunia ini, sehingga IA mengaruniakan Anak-NYA yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-NYA tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yohanes 3 : 16). Saatnya kita bersukacita, karena Penyelamat kita sudah lahir !

Selamat bersiap menyambut Natal… Selamat bersiap merayakannya….

 

Ary dan Ester Handoko

Sebab lebih baik satu hari di pelataran-MU daripada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah ALLAHku daripada diam di kemah-kemah orang fasik

Mazmur 84 : 11

Saudara yang terkasih ;

Perlukah kita pergi ke gereja? Perlukah kita menyediakan waktu untuk datang beribadah ke gereja di setiap hari Minggu? Perlukah kita sediakan waktu untuk datang di kebaktian-kebaktian doa? Pasti semua dari kita menjawab : tentu saja perlu. Tapi terkadang beberapa orang masih suka mengabaikan jam-jam ibadah karena alasan-alasan yang lain, misalnya : kondangan, atau toko lagi ramai, atau anak sakit, atau lagi jalan-jalan… 

Pergi beribadah ke gereja adalah perintah TUHAN dan harus ditaati. Bahkan dalam kitab Ulangan tertulis “Tetapi tempat yang akan dipilih TUHAN, ALLAHmu, dari segala sukumu sebagai kediaman-NYA untuk menegakkan Nama-NYA disana, tempat itulah harus kamu cari dan kesanalah harus kamu pergi” ( Ulangan 12:5 ). Jika kita benar yakin bahwa berkat TUHAN ada disaat kita datang beribadah di gereja, maka kita akan sangat berkepentingan untuk menghadiri gereja di jam-jam ibadahnya. Ada urapan dan berkat yang dicurahkan TUHAN bagi perhimpunan orang-orang yang berkumpul, bersehati di Bait-NYA yang kudus. 

Saudara, sebelum tahun 2017 berlalu, marilah kita menetapkan hati, untuk di tahun yang baru nanti kita lebih dekat lagi kepada TUHAN, lebih bersungguh-sungguh lagi mencari TUHAN dan lebih setia lagi melayani TUHAN. 

 

Berbahagialah orang-orang 

yang diam di rumah-MU, 

yang terus menerus 

memuji-muji ENGKAU

(Mazmur 84 : 5) 

 

Ary dan Ester Handoko

Aku dungu dan tidak mengerti, seperti hewan aku di dekat-MU. Tetapi aku tetap di dekat-MU, ENGKAU memegang tangan kananku

Mazmur 73 : 22-23

Saudara yang terkasih ;

Satu pengalaman luar biasa pada saat KKR yang lalu, setelah semalam sebelumnya group praise and worship berlatih 6 lagu guna menyiapkan acara itu, pada hari H nya, semua lagu berubah tiba-tiba. Tidak ada satupun dari lagu yang sudah dipersiapkan semalam sebelumnya yang terpakai. Semuanya diganti oleh 3 lagu baru, yang rata-rata dari kami sebagai anggota group, baru kami dengar saat itu. Ada 1 lagu saja yang sudah pernah dinyanyikan di D’Movers, tapi 2 lainnya betul-betul baru. Mempersiapkan untuk menyanyikan 3 lagu baru dalam waktu kurang dari 15 menit sebelum tampil, sungguh bikin stress dan bingung. Baik WL, singer, maupun pemain musik, sama-sama maju dengan hati gamang. Tetapi itulah yang dituntut untuk kami persembahkan kepada TUHAN saat itu. Harus taat, harus berubah, harus bisa. 

Saudara, sering TUHAN membuat perubahan besar dalam alur hidup kita. Segala yang sudah settle atau tertata, segala yang nampaknya sudah biasa dilakukan selama ini, pekerjaan yang sudah bertahun-tahun kita kerjakan, tiba-tiba disuruh ubah dan diganti yang baru. Tentu sangat membingungkan. Tetapi, apakah kita bisa dengan TAAT menjalankannya? Apakah kita bisa cepat berubah, secepat TUHAN meminta kita untuk berubah? Jika DIA yang meminta, tentu DIA punya maksud indah dibalik semua perubahan itu. Jika kita percaya masa depan kita berada ditangan-NYA, masakan kita tidak mau PATUH untuk BERUBAH sesuai kehendak-NYA?

Banyak yang tidak kita mengerti disaat mengiring TUHAN, tetapi bisakah kita tetap taat? Banyak perubahan DIA minta untuk kita lakukan, bisakah kita menuruti perintah-NYA?

 

Ku perlu KAU TUHAN, menjamah hatiku,

Ku perlu KAU TUHAN, di hidupku,

Hanya ENGKAU TUHAN, mengerti hatiku,

Hanya ENGKAU TUHAN, yang ku perlu….

 

Ary dan Ester Handoko

Page 1 of 20