Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-KU, yaitu jikalah kamu saling mengasihi

Yohanes 13 : 35

Saudara yang terkasih ;

Di rumah saudara, di dalam kamar mandi, pasti ada sisa-sisa sabun mandi batangan yang tinggal kecil ukurannya dan biasanya sudah sulit digunakan karena sudah sulit dipegang ( terlalu kecil). Atau buat saudara yang sering bepergian keluar kota dan menginap di hotel, pasti memiliki ‘souvenir’ sabun-sabun kecil yang disimpan saja, tidak tahu bakal dipergunakan untuk apa. Ada satu cara jitu untuk mempergunakan sabun-sabun ukuran kecil ini. Rendam sekitar setengah jam di dalam air biasa, dan setelah empuk, remaslah menjadi satu gabungan sabun yang ukurannya bisa saudara tentukan sendiri. Nah, sekarang ‘sabun ciptaan sendiri’ itu bisa saudara pakai untuk mandi. 

Saudara, tips ‘menggabungkan sabun’ diatas sangat sederhana tapi bermanfaat. Satu syaratnya, sabun sisa itu harus empuk dulu, untuk bisa digabungkan satu sama lain. Bila sabun itu masih keras, sulit untuk bergabung. Begitu juga terjadi diantara kita sesama anak TUHAN di dalam gereja. Bila kita ingin bergabung bersama, menyatu dalam ikatan tali persaudaraan yang kudus, hati kita harus dilembutkan dahulu. Bila hati kita masih keras, masih ‘menganggap aku yang benar, yang lain salah’, atau merasa hebat serta mengatasi yang lainnya, maka kita tidak akan pernah bisa bersatu. Perlu kelembutan hati untuk bersatu. Dengan rendah hati dan lembut hati, saling menerima kelebihan dan kekurangan satu sama lain, saling memaafkan dan melupakan kesalahan yang mungkin pernah diperbuat di antara sesama, membuat kita bisa bersatu. Dan di dalam persatuan, berkat TUHAN akan dicurahkan.  

 

BAPA, lembutkanlah hatiku

Tuk dapat lebih mengasihMU

BAPA, bentuklah diriku

Untuk dapat menjadi saksi-MU

 

Ary dan Ester Handoko

Kiranya diberikan-NYA kepadamu apa yang kaukehendaki dan dijadikan-NYA berhasil apa yang kaurancangkan

Mazmur 20 : 5

Saudara yang terkasih ;

Baru seminggu kita memasuki tahun yang baru, tahun 2018. Dalam mengawali hari-hari baru di tahun yang baru ini, semua orang pasti membawa segudang angan-angan, keinginan, harapan dan cita-cita yang mungkin sempat tertunda di tahun yang lalu. Segala yang belum mampu diraih di tahun lalu, dan bertekad untuk mewujudkannya di tahun ini. Tapi bila melihat fakta yang ada, banyak orang bersikap skeptis atau apatis dengan pikiran-pikiran negatif yang berkecamuk, keadaan sekarang terasa lebih berat lagi, sulit diprediksi dan amat tidak pasti. Sanggupkah saya menjalaninya?

Saudara, ingatlah akan satu nats dalam Alkitab yang berbunyi demikian,”Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak ALLAH: apa yang baik, yang berkenan kepada ALLAH dan yang sempurna” (Roma 12 : 2). Kita harus mempunyai pola pikir dan cara pandang yang berbeda dengan orang-orang dunia. Meski dunia dipenuhi dengan ketidak-pastian dan semakin tidak baik keadaannya, kita tetap harus optimis dan bergerak maju karena kita mempunyai alasan yang kuat untuk bermegah. 

Dalam hal ini kita patut bermegah, bukan karena kekuatan kita sendiri, melainkan karena TUHAN. TUHANlah yang menjadi alasan untuk kita bermegah “Orang ini memegahkan kereta dan orang itu memegahkan kuda, tetapi kita bermegah dalam nama TUHAN, ALLAH kita” (Mazmur 20 : 8). Bermegah di dalam TUHAN adalah kunci menghadapi tahun 2018. Kita kuat karena TUHAN, bukan karena kekuatan diri kita sendiri.

 

Hari yang terindah, ketika ku jumpa

Dengan YESUS yang menjadi kekasih hatiku,

Walau banyak rintangan, jalan yang dihadapan, 

kasih-NYA kini jadi kuatku

 

Ary dan Ester Handoko

… jauh lebih besar lagi anugerah ALLAH dan karunia-NYA yang dilimpahkan-NYA atas banyak orang karena satu orang, yaitu YESUS KRISTUS

Roma 5 : 15

Saudara yang terkasih ;

Banyak prediksi dari para ahli ekonomi mengatakan, bahwa tahun 2018 adalah tahun yang kondisi ekonominya semakin sulit dan terjepit. Oleh sebab itu mereka menyarankan untuk semakin berhati-hati menggunakan sumber daya keuangan yang ada. Jangan memperbanyak hutang. Jangan boros. Berusahalah hidup hemat dan mengencangkan ikat pinggang. Dan lain-lain petuah dari mereka. Semuanya itu memang benar dan bermanfaat. Tidak boleh kita untuk berboros-boros ria, juga tidak bagus memperbanyak hutang. Segera lunasi hutang yang masih ada. Itu semua adalah saran yang sangat bagus. 

Saudara, firman TUHAN sudah menubuatkan bahwa semakin lama dunia memang tidak semakin baik. Tetapi firman TUHAN juga mengatakan bahwa bagi anak-anak TUHAN, selalu ada jalan keluar dan pertolongan, bagi yang berharap pada-NYA. Bagi yang bergerak sesuai dengan hukum-hukum-NYA. Yang taat dan setia kepada-NYA. Lebih daripada itu, kedatangan YESUS di dunia saat Natal yang lalu, benar-benar adalah Kabar Sukacita yang membawa kelegaan untuk kita. Karena dengan kedatangan-NYA, sekarang kita bisa berdoa di dalam Nama YESUS untuk memohon ampun BAPA, untuk menjangkau Sorga dan menurunkan berkat-berkat-NYA.

Ada satu lagu pujian yang pernah dibawakan oleh pendoa syafaat, kiranya dapat kita ingat disaat keadaan semakin tidak baik. Masih ada jalan keluar, masih ada harapan, masih ada  TUHAN yang bisa kita hampiri lewat doa kita…

 

Saat keadaan sek’lilingku, ada diluar kemampuanku

Ku berdiam diri mencari-MU, doa mengubah segala sesuatu

Saat kenyataan didepanku, mengecewakan perasaanku,

Ku menutup mata, memandang-MU, s’bab doa mengubah segala sesuatu

Doa orang benar, bila didoakan, dengan yakin besar kuasanya

Dan tiap doa yang lahir dari iman, berkuasa menyelamatkan

S’perti batang air di tangan-MU, mengalir kemanapun KAU mau

Tiada yang mustahil di mata-MU, doa mengubah segala sesuatu

 

Selamat Tahun Baru 2018

TUHAN menyertai kita semua

 

Ary dan Ester Handoko

Hari ini telah lahir bagimu Juru Selamat, yaitu KRISTUS, TUHAN, di kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu : Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan

Lukas 2 : 11 - 12

Saudara yang terkasih ;

Sekali lagi kita merayakan Natal di tahun ini. Luar biasa ya peristiwa Natal, kejadian bayi mungil yang lahir di kandang domba itu hanya terjadi sekali dan tak terulang lagi, tapi dampaknya bisa dirasakan seluruh dunia, di segala lapisan manusia, sampai saat ini dan tidak akan pernah berhenti sepanjang sejarah manusia masih ada di muka bumi. Tetapi semuanya punya rasa yang sama, yaitu rasa damai, sukacita dan bahagia yang yang tak terkatakan. Bahkan bisa dirasakan dari hari-hari awal di bulan Desember. Semakin dekat ke tanggal Natal ( biasanya dirayakan sekitar tanggal 20-an Desember), maka sukacita yang disertai rasa berdebar-debar itu semakin kencang. Sukacita, karena kita akan merayakan sesuatu peristiwa yang menyenangkan. Berdebar-debar, karena kita sedang mempersiapkan sesuatu untuk menyambutnya. Para panitia yang tergabung dalam perayaan Natal pasti tegang dengan berbagai macam hal, terutama karena menginginkan semua acara berjalan lancar. Termasuk dengan semua dana-dananya. Sedang para jemaat umum pun ikutan bergairah karena pasti juga mempersiapkan diri untuk menghadiri acara-acara Natal itu. Setidaknya mungkin mengajak teman atau saudara hadir dalam kebaktian Natal, atau mempersiapkan baju untuk natalan. Atau juga menghias rumah dengan aneka hiasan Natal. Atau sibuk bikin dan kirim kue ke saudara-saudara yang terkasih. 

Saudara, untuk menyambut acara Natal kita tahun ini, kami pun ingin berbagi sukacita dengan saudara semua. Mari kita menjadi pembawa cinta kasih, damai dan terang bagi dunia. Selamat NATAL kami ucapkan, semoga kehidupan kita dan keluarga selalu dipenuhi dengan cinta dan damai. Damai di bumi, damai di hati.  

 

Hope, joy, love and peace, 

Merry Christmas to all of you…

 

Ary dan Ester Handoko

TUHAN itu panjang sabar dan besar kuasa, tetapi IA sekali-kali tidak membebaskan dari hukuman orang yang bersalah. Ia berjalan dalam puting beliung dan badai, dan awan adalah debu kaki-NYA

Nahum 1 : 3

Saudara yang terkasih ;

Kami sering mampir di sebuah mall kecil di dekat rumah. Kadang memang untuk keperluan membeli sesuatu, terkadang hanya sekedar untuk jalan-jalan. Ketika membayar parkir pulang, di loketnya ada tertulis : Parkir Rp. 6.000,- dan Grace Period, 10 menit, gratis. Tentunya saudara tahu apa yang dimaksud dengan grace period. Artinya, jika ada kendaraan bermotor masuk ke parkiran mall, dibawah 10 menit, tidak dipungut biaya apapun, misalnya hanya untuk sekedar jemput dan antar sebentar saja. Kebijakan grace period memang ada di beberapa mall, tetapi tidak disemua mall kami jumpai hal yang sama. 

Saudara, grace period, atau terjemahannya masa anugerah, juga dijumpai dalam kehidupan kekristenan kita. Selama masa di dalam dunia ini, kita hidup dalam masa anugerah TUHAN. DIA bersabar untuk menanti manusia bertobat, berbalik dari jalannya yang sesat. TUHAN juga masih bersabar untuk menunggu kita berubah menjadi lebih baik dari hari ke hari. Tetapi masa ‘grace period’ tidaklah berlangsung selama-lamanya. Pasti ada waktunya berhenti. Bila sudah tiba waktunya untuk kita kembali kepada-NYA, berarti waktunya telah habis. Semua akan dipertanggungjawabkan di tahta pengadilan KRISTUS. Tidak untuk selama-lamanya DIA berdiam diri, dan tidak untuk selama-lamanya pula IA bersabar diri. 

"Akhir kata dari segala yang didengar ialah : takutlah akan ALLAH dan berpeganglah pada perintah-perintah-NYA, karena ini adalah kewajiban setiap orang" Pengkotbah 12 : 13  

 

Ary dan Ester Handoko

Page 1 of 21