Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan ALLAH oleh kematian Anak-NYA, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-NYA

Roma 5 : 10

Saudara yang terkasih ;

Beberapa waktu lalu ada sebuah kejadian yang heboh sekaligus memalukan. Pasti saudara semua sudah tahu ceritanya. Seusai UNAS SMA, ada serombongan siswi sekolahan yang berkonvoi mengendarai sebuah mobil ramai-ramai dan distop oleh seorang polwan. Ketika itu, turunlah seorang dari siswi SMA itu dan marah-marah karena mobilnya dihentikan. Disitu dia mengaku sebagai anak seorang Jendral yang sedang bertugas di Jakarta. Ketika diselidiki, ternyata jendral itu tidak mempunyai anak perempuan, dan siswi tersebut hanyalah seorang keponakan jauh. Cerita tidak hanya sampai disitu saja. Karena menanggung malu, keesokannya ayah sesungguhnya dari sang siswi tersebut meninggal dunia secara mendadak karena sakit jantung. 

Saudara, kisah tragis di atas semoga tidak terulang lagi dan menjadi pelajaran bagi banyak orang. Mengaku-aku sebagai anak jendral, padahal bukan. Mengaku-aku sebagai anak seorang pembesar negara, tetapi kelakuannya melanggar hukum. Berusaha menutupi kesalahan dengan mengaku sebagai seorang anak petinggi negri, bahkan berusaha membenarkan diri sendiri dengan hal tersebut. Sungguh suatu tindakan yang tidak patut ditiru. 

Kita juga adalah anak dari Seorang BAPA yang Maha Tinggi. Tetapi beda dengan siswi diatas, kita benar-benar adalah anak BAPA Sorgawi. Pada saat kita mengaku bahwa YESUS adalah Juru Selamat, dan masuk dalam baptisan, kita sudah resmi menjadi anak-NYA. Marilah kita jaga tindakan dan tutur kata, apa yang kita pikirkan dan perbuat, sesuai dengan status sebagai Anak Raja Di Atas Segala Raja. Menjaganya sedemikian rupa, agar nama BAPA ditinggikan, buka dipermalukan. 

 

Bagi Nama TUHAN, kemuliaan kejayaan,

Nama-MU berkuasa diam dalam hadirat-MU

ENGKAU tetap TUHAN kutinggikan diatas s'galanya,

Bumi ini dipenuhi Nama TUHAN…

 

Ary dan Ester Handoko

Sebab segala sesuatu adalah dari DIA, dan oleh DIA, dan kepada DIA. Bagi DIAlah kemuliaan sampai selama-lamanya

Roma 11 : 36

Saudara yang terkasih ;

Sungguh hebat ciptaan TUHAN, DIA ciptakan manusia sempurna dengan tiada cacat celanya. Pernahkah saudara memperhatikan foto rontgen manusia, segala ‘onderdil’ yang ada di dalam tubuh manusia ? Pernahkah saudara melihat jaringan syaraf yang jutaan jumlahnya di dalam tubuh ini ? Juga pembuluh darah yang berseliweran kian kemari, kanan kiri, naik dan turun di seluruh tubuh kita? Dengan kemajuan teknologi, sekarang semuanya itu bisa dilihat dan difoto. Sampai bagian yang paling kecil pun dalam tubuh kita bisa dideteksi. Segala tulang pun bisa dilihat sampai ke dalam sum-sumnya. 

Tetapi ketika kami sedang bercakap-cakap dengan seorang teman, dia menyadarkan kami satu hal, ada 'sesuatu' yang tidak bisa ditangkap dengan foto atau rontgen paling canggih sekalipun. Karena ketika tubuh manusia ‘dibongkar’ hal itu tidak kelihatan kasat mata. Hal yang dimaksud disini adalah : memory. Dimanakah letak memory, atau ingatan itu disimpan ? Di otak, tentu saja. Tetapi disebelah mana dari otak kita, semua memory itu ada ? Kalau otak itu dibongkar, memory tetap tidak kelihatan. Ingatan tentang hal baik, hal buruk, menyenangkan, menyedihkan, menakutkan, kenangan dari masa kecil sampai sekarang. Begitu banyak. Dimana itu disimpan? Tidak kelihatan sama sekali. Itulah luar biasanya TUHAN.

Saudara, secanggih-canggihnya ilmu kedokteran dan sehebat-hebatnya computer ciptaan manusia, tetap tidak bisa menemukan memory yang disimpan di otak seorang manusia. Namun begitu, TUHAN tahu. IA tahu dimana itu disimpan. DIA tahu dimana dapat menemukannya. Dan DIA tahu apa saja isinya. Sampai bagian yang paling dalam. TUHAN tahu. Siapakah yang dapat menandingi kehebatan-NYA? DIA yang menciptakan otak yang sanggup menyimpan memory yang tidak kelihatan itu, DIA pula yang tahu apa isi memory kita. Tidak ada yang sukar bagi-NYA. Tidak ada yang bisa kita tutupi dari hadapan-NYA. Terpujilah TUHAN dengan segala kehebatan-NYA ! 

 

Betapa hebat, betapa kuat, dahsyatnya ALLAH kita

DIA berjaya atas semua perbuatan-NYA

Betapa hebat, betapa kuat, dahsyatnya ALLAH kita

DIA ternama, YESUS RAJA s'gala raja

TUHAN ALLAH kita

 

Ary dan Ester Handoko

Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama, demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam KRISTUS; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain

Roma 12 : 4 - 5

Saudara yang terkasih ;

Ada satu jenis minuman baru di Starbucks, yang dilaunching di beberapa minggu lalu, dan minuman itu hanya dimunculkan untuk jangka waktu tertentu saja. Minuman ini adalah perpaduan dari green tea dengan lime atau lemon. Rasanya manis, tetapi ada asam-asamnya. Dengan becanda seorang anak kami menyebut minuman ini sebagai 'beautifully weird', atau 'weird beautifully'. Yang artinya : perbedaan yang indah. Tetapi perbedaan yang indah itu, hanya bisa terjadi bila dicampur dengan takaran yang pas, dan yang bisa bikin itu adalah baristanya (pembuat minuman di café). Tanpa barista, kita tidak bisa mendapat perpaduan yang harmonis tersebut. 

Begitu pula dalam bergereja. Banyak perbedaan di antara kita umat-NYA, tetapi justru dengan perbedaan itu kita dapat memunculkan banyak warna yang indah, untuk kemuliaan TUHAN. Perpaduan yang harmonis dari perbedaan itu bisa terjadi, apabila kita ijinkan TUHAN yang bekerja di tengah kita. Seperti seorang barista yang mampu mencampur semua yang nampaknya tidak sesuai menjadi sesuatu yang terasa enak, begitu pula TUHAN mampu menyelaraskan aneka perbedaan di antara kita menjadi harmonisasi yang indah dirasakan. 

Ijinkan DIA bekerja di tengah kita…

 

Ku tau ALLAH bekerja, ku tau ALLAH bekerja,

Dalam segala perkara, ALLAH ku bekerja

Untuk kebaikan kita, umat yang mengasihi DIA,

yang dipanggil, sesuai dengan rencana-NYA

 

Ary dan Ester Handoko

Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu

I Petrus 1 : 14

Saudara yang terkasih ;

Suatu kesempatan kami sedang dalam perjalanan yang cukup jauh dan lama, sehingga perut mulai terasa lapar. Setibanya di kota yang dituju, kami membeli sebungkus kue-kue, dengan maksud ingin mengisi perut sejenak dengan kue itu. Tetapi karena setelah itu kami harus menyambung perjalanan kembali dengan naik kereta, kami pikir bisalah dimakan di dalam kereta nanti. Ternyata setelah masuk ke dalam kereta api, ada larangan untuk makan dan minum di dalam kereta. Walaupun perut keroncongan, tenggorokan kering, dan hawa AC di kereta begitu menggoda untuk membuka kotak kue, kami taat kepada peraturan yang ada, menunggu dahulu hingga tiba di stasiun dan turun dari kereta api.

Saudara, begitulah caranya taat. Taat juga, seperti anjing yang diberi makanan tepat di depan hidungnya, tetapi tidak boleh dimakan, sampai tuannya mengijinkan. Selain itu, taat juga seperti tindakan tidak membuang sampah sembarangan, untuk menjaga kebersihan lingkungan. Taat itu berarti melakukan, walaupun tidak ada yang mengawasi. 

Saudara, bisakah kita belajar taat? Taat pada peraturan yang ditetapkan oleh TUHAN? Aturan yang ada di dalam Alkitab, semuanya sudah tertulis dengan jelas. Ada sebab dan akibat. Ada hadiah bagi yang taat dan ada akibat yang tidak enak bagi yang melanggarnya. Semoga kita selalu mengingatnya dan menurutinya. Semoga dengan ketaatan kita, segala jalan kita menjadi lancar dalam pimpinan-NYA……    

 

Pertanyaannya sederhana 

dan cuma satu….

"Maukah kita taat ?"

 

Ary dan Ester Handoko

Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan ALLAH kepada barangsiapa yang mengasihi DIA

Yakobus 1 : 12

Saudara yang terkasih ;

Dalam perjalanan minggu lalu ke sebuah mall, secara tidak sengaja kami melihat tulisan CERES pada sebuah toko. Penasaran, merk apakah Ceres itu, maka kami mendekati toko itu, sebab setahu kami di Indo sini, Ceres adalah merk meisyes, atau coklat taburan untuk roti. Ternyata disana nama itu adalah nama toko berlian…hahahhaa… beda daerah memang beda pula pemakaian sebuah nama. 

Di etalase toko berlian itu, dipajang sebuah tiara / mahkota yang sangat indah, berikut keterangan yang menyertai di bawahnya. Keterangannya adalah, bahwa mahkota itu adalah mahkota yang pernah dipakai oleh Miss Universe yang berasal dari Malaysia. Woww, keren sekali mahkotanya, indah bentuknya dan penuh dengan ratusan berlian asli yang serba gemerlap. Pasti mahal sekali harganya. Bila ada orang yang memakainya dan kemudian berjalan di keramaian, bisa dipastikan semua mata akan tertuju kepadanya, karena dia memakai perhiasan yang luar biasa. 

Saudara, mahkota bertatahkan berlian seperti itu, siapakah yang tidak mengingininya ? Rasanya semua orang pasti mau bila diberi benda semulia itu. Saat ini mungkin rasanya tidak mungkin kita memilikinya. Tetapi Kekasih Jiwa kita, YESUS KRISTUS, menjanjikan, bahwa suatu saat kelak kita akan diberi sebuah mahkota. DIA akan mengaruniakan kepada kita mahkota yang tak akan pernah layu, yang selama-lamanya akan menjadi milik kita, yaitu Mahkota Kehidupan ! DIA berjanji bahwa barang siapa bertahan dalam pencobaan dan ujian, akan mendapatkan mahkota itu. Siapa yang mengasihi ALLAH dengan sungguh, tetap setia dan mengiring DIA sampai akhir, akan memperolehnya. 

Marilah kita kerjakan keselamatan kita dengan sungguh-sungguh mulai saat ini. Mahkota yang indah itu kelak akan dianugerahkan kepada kita. Haleluyah !!    

 

Di Surga nanti pakai baju putih,

atas kepala mahkota emas….

haleluyah, ku puji TUHAN

kekal selamanya …….

 

Ary dan Ester Handoko