Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan ALLAH dengan suara nyaring, lalu tersungkur di depan kaki YESUS dan mengucap syukur kepada-NYA. Orang itu adalah seorang Samaria. Lalu YESUS berkata:"Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Dimanakah yang sembilan orang itu? Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan ALLAH selain daripada orang asing ini ?"

Lukas 17 : 15-18

9 April 2017

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Saudara yang terkasih ;

Ketika seorang rektor universitas sedang memberikan kata sambutan di sebuah acara wisuda, dia selalu mengawali kata-katanya dengan memberi penekanan kepada satu pertanyaan besar kepada para wisudawan hari itu. Pertanyaan besar itu berbunyi :”What next?” yang artinya : Setelah ini, apa yang akan kau lakukan? Lulus kuliah adalah satu sukacita besar, tetapi segera setelah itu, akan muncul tantangan baru : apa yang akan kau lakukan?

Saudara, betapa banyaknya mujizat dan pertolongan yang TUHAN beri di sepanjang hidup kita. Contoh yang paling akhir di Gereja kita adalah : banyak kesembuhan, kelepasan dari TUHAN, dan jawaban atau segala masalah, terjadi saat KKR yang baru lalu. Namun pertanyaannya adalah : setelah menerima semua itu, apa yang akan kita lakukan? Merasa lega dan sukacita, lalu menjalani hari-hari kita dengan biasa saja seperti hari-hari yang lalu, atau duduk, berdoa, mengucap syukur sebanyak-banyaknya dan berjanji memberikan yang terbaik untuk TUHAN? Menerima kesembuhan dan segera melupakannya, atau menaikkan ucapan syukur setinggi-tingginya kepada TUHAN? Belum lagi, apakah yang sudah kita berikan kepada hamba TUHAN yang menjadi saluran berkat untuk kita sebagai ucapan terima kasih kepadanya atas doa-doa yang ia panjatkan ? 

TUHAN sudah banyak mengingatkan kita untuk menjadi murid KRISTUS yang pandai mengucap syukur. YESUS sendiri menanyakan kepada seorang kusta yang telah sembuh, kemanakah 9 orang temannya yang lain, yang juga telah sembuh itu? Mengapa hanya ada 1 orang yang kembali dan tersungkur di depan kaki YESUS? 

Jadilah anak-anak TUHAN yang tahu berterima kasih, tahu mengucap syukur dan memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada TUHAN yang telah menolong kita semua… 

 

Ary dan Ester Handoko