Saudara yang terkasih ;
Pada saat almarhum mama kami yang terkasih berpulang, dan papa masih ada, dalam kesedihan yang mendalam dia berulang kali berkata :”Apakah ini salah? Rasanya ada yang salah… Ada yang salah dalam urutan panggilan..,harusnya aku dulu yang mati…bukan dia…” Begitu berulang-ulang dikatakannya. Sebab sewaktu mereka berdua masih hidup, sering papa memesankan kepada mama apa-apa yang harus ia lakukan jikalau papa dipanggil pulang lebih dahulu oleh TUHAN. Tetapi ternyata, kenyataan berbicara lain….
Saudara, ketika YESUS terpaku di kayu salib, tanpa daya, sepertinya tidak bisa membebaskan Diri-NYA sendiri dari siksa salib, semua murid, juga para wanita yang mengiringNYA, bertanya-tanya dalam hati : Apakah ada yang salah ? Apakah DIA bukan Messias yang dijanjikan itu ? Apakah ALLAH salah mengutus YESUS ? Apakah keputusan YESUS untuk menerima salib itu juga keliru ? Pastinya ada yang tidak benar dalam skenario ini. Harusnya endingnya seperti cerita-cerita heroik pada umumnya, bahwa semuanya akan berakhir bahagia. Sang Juru Selamat akan menang dengan mudah dan para lawan akan ditaklukkan tanpa banyak kesulitan. Apakah ada yang salah ?
Saudara, tidak ada yang salah dalam keputusan ALLAH. Ketika semua penghuni Sorga terdiam melihat penderitaan YESUS, dan bumi pun tergugu melihat begitu berat penderitaan yang harus IA alami, saat itulah sesungguhnya kemenangan sudah di tangan YESUS. Sebab di saat yang sama, iblis terhenyak melihat ADA SESEORANG yang RELA MENYERAHKAN NYAWA-NYA ganti dosa seluruh umat manusia ! Tanpa banyak tepuk tangan, YESUS telah meraih kemenangan itu !
Tidak ada yang salah dalam peristiwa kematian YESUS, karena semuanya sesuai dengan rencana agung ALLAH….
Tidak ada yang salah, bila YESUS disalibkan, sebab hanya dengan cara itulah kita bisa menerima DIA sebagai Juru Selamat….
Selamat merayakan Paskah,
kemenangan YESUS di atas kayu salib,
adalah juga kemenangan kita semua
Ary dan Ester Handoko

