Keesokan harinya sesudah YESUS dan kedua belas murid-NYA meninggalkan Betania, YESUS merasa lapar. Dan dari jauh IA melihat pohon ara yang sudah berdaun. IA mendekatinya untuk melihat kalau-kalau IA mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu IA tiba disitu, IA tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara. Maka kata-NYA kepada pohon itu,”Jangan lagi seorang pun makan buahmu selama-lamanya!” Dan murid-murid-NYA pun mendengarnya,

Markus 11 : 12 - 14

25 Juni 2017

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Saudara yang terkasih ;

Melihat banyak berita yang ada di media massa, kita bisa saksikan bahwa dunia tidak semakin menjadi baik, tetapi menjadi semakin buruk. Kejahatan dimana-mana. Dahulu soal bom masih amat jarang kita dengar, akhir-akhir ini semakin banyak saja. Bahkan hampir tiap minggu ada bom disana dan disini. Belum lagi perampokan yang semakin berani. Dahulu hanya menggunakan palu, clurit, pisau atau senjata tajam lainnya. Sekarang entah mendapat dari mana, mereka sudah memakai senjata api sehingga dengan mudah membunuh korbannya. Dunia semakin buruk, tetapi itu pun semua sudah dinubuatkan dalam Alkitab.

Saudara, apa yang harus kita lakukan di dunia yang semakin tidak baik ini? Sebagai anak TUHAN, baik atau tidak baik keadaannya, tetap kita dituntut untuk berbuah bagi kemuliaan nama TUHAN. Ada nats di Alkitab, yang menjadi ayat emas HG hari ini, dimana YESUS mengutuk sebuah pohon ara yang tidak berbuah. Padahal jelas-jelas disebutkan bahwa saat itu bukan musim ara berbuah. Mengapa YESUS marah kepada pohon itu, padahal memang bukan musimnya untuk berbuah? Seorang hamba TUHAN berkata, karena pohon itu memang tidak pernah berbuah apa-apa. Sehingga pohon itu tidak berguna. Juga ada yang berkata: itu artinya TUHAN menuntut kita untuk berbuah di segala musim kehidupan. Apakah kondisi kita sedang baik, atau buruk, TUHAN tetap menginginkan kita untuk berbuah ! Saat tokoh-tokoh Alkitab seperti Yusuf, Petrus, Paulus dan masih banyak lagi, dalam kondisi terpuruk dan tersiksa pun, mereka masih bisa berbuah dan menjadi saksi bagi KRISTUS untuk banyak orang ! TUHAN menginginkan kita bisa berbuat hal yang sama. 

 

Justru di saat-saat yang paling buruk di dalam hidup, 

TUHAN menantikan buah yang baik 

lewat perkataan dan perbuatan kita…. 

 

Ary dan Ester Handoko