Sebab ENGKAUlah yang memberkati orang benar, ya TUHAN; ENGKAU memagari dia dengan anugerah-MU seperti perisai

Mazmur 5 :12

12 Mei 2019

Saudara yang terkasih, 

Ada seorang teman, yang suka sekali jika seorang pendeta berbicara soal berkat. Dia bisa memesan kaset kotbah soal berkat itu dan menyetelnya berulang-ulang dimana saja dan kapan saja. Dia juga suka sekali, ketika dalam suatu KKR hamba TUHAN menyampaikan nubuat tentangnya soal TUHAN akan memberkatinya dengan luar biasa. Dia akan bertanya lagi pada saudaranya yang datang di KKR itu bersamanya, dan minta saudaranya ( yang kebetulan juga mendengar nubuat itu) mengulangi lagi kata-kata yang disampaikan hamba TUHAN itu.
Saudara, rasanya wajar saja bila kotbah soal berkat lebih digemari dan lebih enak didengar daripada kotbah-kotbah pengajaran yang sepertinya kedengaran ‘membosankan.’ Bicara soal hadiah atau hak sebagai anak TUHAN, tentu menyenangkan, dan itu tidak bisa dipungkiri. Seperti buluh perindu terdengar di telinga, karena begitu manis penuh janji yang menyukakan hati. Dan sebenarnya, janji soal berkat itu tidak perlu diulang-ulang lagi untuk didengarkan, karena TUHAN sudah mengatakan bahwa berkat untuk kita selalu akan nyata. Selalu akan mengalir. Selalu baru setiap pagi. Artinya, tidak pernah kering, tidak pernah kosong. Selalu akan tersedia dalam bentuk yang bermacam-macam. Besar dan kecil.
Oleh karena itu, tidak perlu kita takut. Tidak perlu juga kita minta orang mengulang-ulang kata-kata berkat itu untuk kita dengarkan, karena TUHAN yang menjanjikannya itu SETIA. TUHAN itu HIDUP dan DIA akan memberkati kita selama-lamanya.

Kasih TUHAN tak berkesudahan
Tak habis-habisnya rahmat-NYA
S’lalu baru tiap pagi, baru tiap pagi
Besar setia-MU TUHAN
Besar setia-MU…

Ary dan Ester Handoko