Marilah kepada-KU, semua yang letih lesu dan berbeban berat, AKU akan memberi kelegaan kepadamu

Matius 11 : 28

7 Juli 2019

"Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-KU dan ujilah AKU, firman TUHAN semesta alam, apakah AKU tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan" Maleakhi 3 : 10

Saudara yang terkasih,
Salah satu anak kami sering tidak mau mencoba jenis makanan baru. Belum dirasakan enak atau tidaknya, dia langsung berkata : tidak suka, tidak enak. Padahal dia belum pernah makan makanan itu sama sekali. Suatu ketika saat dia lapar dan melihat ada roti tawar, dia mengambil sehelai roti tawar (karena katanya mau diet), dan mau memakannya begitu saja. ‘Gak suka selai dan isi yang macam-macam,’ katanya. Tetapi akhirnya (setelah dirayu untuk mencoba 1 jenis selai), akhirnya dia coba juga. Matanya melebar ketika roti isi ‘selai baru’ itu masuk ke mulutnya. Katanya : ’Enak yaa, rasanya lucu, seperti roti marie regal yang dibikin jadi selai, aneh tapi enakk. Kok ada ya selai macam gini… ’. Memang itu adalah selai import pemberian orang, jarang didapat di supermarket biasa. Tapi bukan itu yang penting. Yang menjadi sorotan adalah : jangan menghakimi / men-judge sesuatu sebelum mencoba.
Saudara, begitu banyak janji TUHAN, firman TUHAN yang disediakan untuk membimbing kita dan membuat iman kita semakin bertumbuh di dalam DIA. Kita juga sudah banyak mendengar, membaca, melihat kesaksian, tetapi mengapa tetap tidak mau mencoba untuk percaya dan melakukan ? TUHAN berjanji untk memberikan kelegaan kepada yang letih lesu dan berbeban berat (ada banyak masalah yang tidak bisa diceritakan), TUHAN berjanji memberi kelegaan. Tetapi mengapa banyak anak TUHAN tetap memanggul beban masalah itu sendiri dan tidak mau datang pada TUHAN ? Begitu pula contoh lain, TUHAN berjanji akan memberkati kita sampai berkelimpahan (bukan hanya materi, tapi kesehatan, damai sejahtera, penyertaan sepanjang hari, masa depan yang gemilang) apabila kita dengan taat mengembalikan persembahan persepuluhan ke rumah TUHAN, tetapi kita tidak mau melakukannya karena tidak percaya TUHAN pasti memberkati. Mengapa men-judge duluan sebelum melakukannya? Mengapa menolak untuk mempercayai janji TUHAN?
Belajarlah untuk menerima dan melakukan setiap firman TUHAN tanpa terkecuali, sebab selalu ada berkat besar bagi yang setia dan percaya kepada-NYA. Berkat itu tersedia untuk saat ini, dan juga nanti (bila kita bertemu kembali dengan-NYA kelak).

Ary dan Ester Handoko