Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari

II Korintus 4 : 16

14 Juli 2019

Saudara yang terkasih, 

‘Teman-teman, ini tanganku di pergelangan kanan kok tiba-tiba merasa sakit seperti keseleo, tapi saya yakin tidak keseleo. Apa itu asam urat…seumur-umur tidak pernah sakit kayak gini. Dikasi obat apa ya, supaya rasa sakitnya cepat hilang ? Ini sepupuku kasi resep dari dokterya obat A dan B, sudah tak minum 2 kali kok masih sakit ya .. Kalo tangan digoyang sakitnya dari ujung kepala sampai ujung kaki saking nyerinya. Kasih info ya teman-teman… thanks..” Ini adalah WA dari seorang teman di sebuah grup yang kami ikuti. Jadi ceritanya ada seorang teman yang tiba-tiba tangannya sakit. Dia share di grup itu, dan segeralah banyak teman-teman se-grup yang menganjurkan ini itu begitu beraneka ragamnya. Akhirnya dia pergi ke dokter dan setelah minum obat dokter, sakitnya berangsur hilang dan sudah enakan jauh.
Saudara, yang menjadi point cerita di atas bukan sakit apakah dia, tetapi bahwa ada rasa sakit yang tiba-tiba datang, dan rasa sakit ini sering menghampiri orang-orang yang umurnya sudah diatas 50 tahun. Bukan lagi jelita (jelang lima puluh tahun), tetapi sudah menjadi lolita (lolos lima puluh tahun). Sakit itu tidak pernah diundang, tetapi ia datang sendiri. Dan semua sakit itu, sesungguhnya menyadarkan kita, bahwa ‘lilin itu makin berkurang panjangnya.’ Sungguh benar jika pas di saat berulang tahun kita menyalakan lilin, sebab itu adalah gambaran dari umur kita. Setiap tahun, setiap kali kita meniup lilin ulang tahun, artinya umur kita berkurang 1 tahun lagi. Rasa sakit, pegal-pegal dan berbagai hal lain yang mulai datang di tubuh kita itu hanya mengingatkan, bahwa harusnya kita semakin lekat dengan TUHAN. Bukan lekat dengan hal-hal duniawi lagi, tetapi dengan DIA. Bukan masanya lagi berhura-hura dan memuaskan keinginan daging semata, tetapi sudah masanya untuk semakin ingat kepada TUHAN. Semakin menyerahkan diri dan berserah kepada TUHAN.
Jadi, berapa usia saudara sekarang ?

Semakin mulia DIA ubahku, ubahku, ubahku
Menjadi serupa dengan gambar-NYA
Dunia saksikan Kasih-NYA

Ary dan Ester Handoko