Lihat, AKU berdiri di muka pintu dan mengetok, jikalau ada orang yang mendengar suara-KU dan membukakan pintu, AKU akan masuk mendapatkannya dan AKU makan bersama-sama dengan dia, dan dia bersama-sama dengan AKU

Wahyu 3 : 20

27 Oktober 2019

Saudara yang terkasih, 

Bagi yang mengerti dunia media sosial yang bernama Instagram pasti tahu, bahwa ada banyak orang membuat akun Instagram untuk tujuan komersil, untuk jualan aneka macam produk, tetapi ketika kita ‘berkunjung’ ke ig (Instagaram)-nya, ternyata ig nya itu digembok. Sungguh aneh sekali. Ini sama dengan jika kita ke suatu mall yang besar, di parkiran ada orang membagikan brosur iklan sebuah toko (misalnya saja toko baju) dengan maksud supaya toko itu dikenal orang, tetapi ketika kita datang mencari toko itu, tokonya dalam keadaan terkunci rapat. Tentu tidak ada orang yang mau menunggu di depan pintu sampai - entah kapan - pintu itu dibukakan untuk kita, bukan ?! Kecuali orang yang benar-benar perlu dengan barang yang dijual didalamnya. Kalau tidak, pasti orang akan segera berbalik arah meninggalkan toko itu, dan tidak pernah kembali lagi.
Saudara, hal menggelikan diatas itu mengingatkan kami pada kondisi yang mirip, yang terjadi di gereja. Ada orang yang datang ke gereja, bahkan cukup rajin datang di jam-jam ibadah gereja, namun ketika pujian dinaikkan dan firman disampaikan, ia menutup rapat pintu hatinya. Ia tidak mau menerima firman itu dengan hati terbuka. Dia tidak mau merasakan hadirat TUHAN yang datang menyapanya lewat puji-pujian. Ia datang ke gereja hanya seperti ‘absen’saja. Setelah urusan ‘check clock’ selesai, pulanglah dia tanpa ada perubahan apapun, tanpa membawa berkat apapun. Selesai sudah urusan absensi dengan TUHAN (pikirnya), dan dia sudah merasa cukup dengan itu.
TUHAN yang kita sembah adalah TUHAN yang Gentleman. TUHAN yang sangat mengerti tata krama dan sangat sopan. Bila seseorang tidak mempersilakan DIA masuk dan merubah hatinya, DIA tidak akan memaksa untuk masuk. Cukup mengejutkan bahwa ternyata ayat emas diatas diletakkan di kitab Wahyu, bukan di bagian Injil atau kitab-kitab sebelumnya. Rupanya ayat ini menjadi peringatan buat semua orang, bahwa TUHAN masih menunggu, sampai saat yang paling akhir dari dunia yaitu akhir jaman, untuk mengajak sebanyak-banyaknya orang bertobat dan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Sebab TUHAN sangat mengasihi manusia ciptaan-NYA, lebih dari yang kita pikirkan.

Don’t let your heart be troubled
Hold your head up high
Don’t fear no evil
Fix your eyes on this one thruth
GOD is madly in love with you….

Ary dan Ester Handoko