Dan TUHAN telah berfirman : "Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan AKU dengan bibirnya padahal hatinya menjauh daripada-KU, dan ibadahnya kepada-KU hanyalah perintah manusia yang dilafalkan"

Yesaya 29 : 13

16 Februari 2020

Saudara yang terkasih, 

Kita sering berkata dan berdoa dengan kata-kata sedemikian : ‘Berilah kami telinga yang mau mendengar setiap Firman yang ENGKAU sampaikan.’ Tetapi mestinya, perkataan kita tidak berhenti sampai disitu saja. Berilah telinga yang mau mendengar, dan diikuti dengan HATI yang MAU MENERIMA. Jika kita datang ke gereja, tentu kita melihat ada banyak telinga yang mau mendengar ( bisa dilihat dari kedatangan setiap orang ke gereja ). Tetapi hati yang mau menerima, tidak seorang pun yang tahu, kecuali hanya orang tersebut dengan TUHAN sendiri. Hati yang mau mendengar, berarti juga hati yang mau BERUBAH, sesuai dengan Firman TUHAN. Mengubah apa yang dulu dianggap benar, dan melakukan tepat seperti yang TUHAN perintahkan.
Sama seperti membeli baju konfeksi di toko, ada kancing yang terpasang, tetapi tidak ada lubangnya. Atau ada kantong yang hanya semacam tempelan saja, sepertinya ada, tetapi tidak berguna untuk menyimpan sesuatu. Hanya sebagai hiasan saja pada baju. Seperti itulah telinga yang ‘nampaknya’ mau mendengar, tetapi hatinya mampat / menolak, tidak bisa menerima kebenaran Firman TUHAN.
Milikilah bukan hanya telinga yang mau mendengar, tetapi juga hati yang mau menerima dan berubah sesuai Firman-NYA, maka engkau akan diberkati-NYA secara luar biasa.

Ku mau s’perti-MU YESUS
Disempurnakan s’lalu
Dalam setiap jalanku
Memuliakan Nama-MU

Ary dan Ester Handoko