Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN : "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, ALLAHku, yang kupercayai"

Mazmur 91 : 1 - 2

22 Maret 2020

Saudara yang terkasih, 

Pasal 91 dari kitab Mazmur ini dari dulu sudah ada tercantum dalam Alkitab, tetapi hari-hari terakhir ini menjadi sangat terkenal. Orang mencarinya lalu membacanya, membahasnya dimana-mana. Banyak orang Kristen berkata bahwa dengan membaca ayat-ayat dalam Mazmur ini akan membuat kita terlepas dari jerat sakit penyakit (disebutkan dalam ayat 3 dengan nama ‘penyakit sampar yang busuk’). Padahal apabila kita membacanya secara lengkap, tertera syarat-syarat untuk bisa lepas dari mara bahaya sakit penyakit ini.
Saudara, di dalam membaca suatu ayat, kita harus perhatikan ayat sebelumnya dan sesudahnya secara lengkap. Bagaimana konteks yang sebenarnya. Tercatat dalam ayat emas diatas :”Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa…”. Itu salah satu syarat yang sangat penting untuk mendapat perlindungan dari TUHAN ! Kita akan dilindungi TUHAN selalu, bila kita terus menerus berada dekat dengan-NYA, bernaung pada-NYA, mencari perlindungan kepada-NYA setiap hari.
Jika kita perhatikan ayat selanjutnya :”Sungguh, hatinya melekat kepada-KU, maka AKU akan meluputkannya, AKU akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-KU,” (ayat 14 ) ini juga adalah syarat berikutnya yang harus kita miliki untuk mendapat previlege / hak istimewa penjagaan dari TUHAN. Benarkah kita sudah seperti ayat ini ? Hati kita melekat kepada TUHAN? Melakukan semua kehendak-NYA ? Menyenangkan hati-NYA ? Ini adalah tolok ukur yang sangat penting untuk menjadi introspeksi diri masing-masing di saat kondisi dunia sedang terguncang saat ini.
Saudara, jika kita menginginkan Mazmur 91 ini terjadi dalam hidup kita, marilah kita perhatikan keseluruhan ayatnya. Harus dibaca, dimengerti dan dilakukan kesemuanya, jangan hanya diambil yang berbunyi berkat saja. Cintailah TUHAN dan kasihilah DIA lebih dari segalanya, maka kita akan dijagai-NYA senantiasa.

Bersyukurlah kepada TUHAN
Sebab DIA baik
Bahwasanya tuk selamanya
Kasih setia-NYA

Ary dan Ester Handoko