Sebab nama TUHAN akan kuserukan : Berilah hormat kepada ALLAH kita, Gunung Batu, yang pekerjaan-NYA sempurna, karena segala jalan-NYA adil, ALLAH yang setia, dengan tiada kecurangan, adil dan benar DIA

Ulangan 32 : 3-4

Saudara yang terkasih ;

Seorang eks teman kuliah (dan sekarang masih berteman lewat facebook) memiliki seorang anak yang autis. Papahnya sendiri yang bilang bahwa kata dokter anaknya ini autis asperger. Itu adalah suatu kelainan, dimana si anak tidak akan bisa berkonsentrasi dengan baik terhadap banyak hal. Dia bisa jadi hyper aktif, bila makanannya tidak dijaga. Sebab seorang anak semacam ini harus berpantang dengan banyak makanan, terutama tepung dan makanan olahan seperti makanan kaleng, makanan instant, yang mengandung banyak pengawet dan gula. Dia susah sekali menangkap pelajaran, karena sulitnya berkonsetrasi itu. Dia suka mengamati lampu stopan di jalan, juga hobby melihat escalator naik dan turun di mall. Itu terjadi karena seorang anak autis akan suka melihat kepada hal-hal yang ritmenya berulang-ulang. Tetapi walaupun dia sangat kurang dalam pelajaran sekolah, dia sangat berbakat bermain musik. Sejak diperkenalkan dengan piano oleh ibunya semasa kecil, dengan mudah saja dia melahap not-not balok. Jika membaca not balok, sampai 3 kres atau 3 mol pun sangat mudah baginya, dilahap dan dimengerti dengan lancar. Oleh sebab itu, anak ini sekarang sering memenangkan lomba piano klasik di berbagai kesempatan. Luar biasa. 

Saudaraku, TUHAN itu Maha Adil. Bisa jadi seorang anak ada kekurangan atau cacat saat lahirnya, tetapi DIA memberi kelebihan di bidang lain, yang orang lain tidak miliki. Cerita di atas hanya salah satu contoh, bagaimana keadilan TUHAN. Seorang anak autis, sangat tidak mungkin mencapai nilai bagus di sekolahan, karena sangat terbatas daya tangkapnya. Tetapi dia ternyata sangat pandai menangkap not-not balok. Ada seorang anak autis lain yang sangat lemot menghafalkan pelajaran, tetapi sangat lihai menjumlah angka. Itulah kebesaran TUHAN. Bukan karena orang tuanya yang hebat, atau guru les pianonya yang hebat, tetapi semua semata-mata karena TUHAN. Di saat orang berkata,”Aku tidak mampu..”, TUHAN berkata,”AKU MAMPU…”. Kita mungkin berkata,”Aku tidak bisa..”, tetapi TUHAN berkata,”AKU BISA..” 

 

Di saat ku tak berdaya, kuasa-MU yang sempurna,

Ketika ku berdoa, mujizat itu nyata…

 

Ary dan Ester Handoko

Dan ketika TUHAN melihat janda itu, tergeraklah hati-NYA oleh belas kasihan, lalu IA berkata kepadanya :'Jangan menangis !' Sambil menghampiri usungan itu IA menyentuhnya, dan sedang para pengusung berhenti, IA berkata :'Hai anak muda, AKU berkata kepadamu, bangkitlah !'

Lukas 7 : 13 - 14

Saudara yang terkasih ;

Suatu saat YESUS sampai ke sebuah kota yang bernama Nain. Setibanya disitu, ada usungan orang mati yang sedang lewat. Rupanya yang mati itu adalah anak muda, anak satu-satunya seorang ibu yang sudah janda. Ibunya mengiringi usungan itu sambil menangis tiada henti. Melihat tangisan ibu janda itu, YESUS berbelas kasihan dan mendekatinya. Di saat itu pula YESUS membuat mujizat, anak yang sudah mati itu dipanggil-NYA dan dihidupkan-NYA hanya dengan satu perkataan :”Bangkitlah!” Betapa bersukacitanya ibu janda itu, serta merta kabar menghebohkan itu tersiar ke seluruh Yudea dan daerah di sekitarnya. 

Saudara, yang menarik untuk dicermati adalah, si ibu janda itu bahkan tidak tahu YESUS akan lewat disitu. Karena ia tidak tahu, maka ia pun tidak memanggil nama YESUS. Ia hanya menangis saja, tidak berseru-seru minta tolong kepada YESUS. Tetapi karena saat itu YESUS sedang berada di tempat itu, tangisannya menggerakkan hati YESUS untuk berbuat sesuatu. 

Saudara, YESUS selalu ada beserta kita. Walaupun tidak kelihatan, sama seperti yang disaksikan ibu janda itu, tetapi YESUS itu ada dekat ! DIA memperhatikan kita. Masalahnya, apakah kita bisa menarik perhatian-NYA sehingga DIA menoleh kepada kita, atau tidak. Kisah di atas mengajarkan, bahwa ketika kita hancur hati, tidak berharap kepada siapapun atau apapun yang lain, di saat YESUS dekat saja dengan kita, DIA PASTI MENOLONG KITA ! Tanpa perlu kita berteriak-teriak minta tolong. Tanpa perlu kita melakukan hal-hal 'ajaib' untuk menarik perhatian-NYA. Asal DIA ada dekat kita, pertolongan itu akan tiba !

Pastikan YESUS ada dekat kita, memperhatikan kita, dan menaruh belas kasihan kepada kita.  Itu saja kuncinya.

 

Hanya dekat ALLAH saja aku tenang,

Daripada-NYA lah kes’lamatanku…

 

Ary dan Ester Handoko

Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada KRISTUS YESUS. Segala tulisan yang diilhamkan ALLAH memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan ALLAH diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik"

II Timotius 3 : 15-17 

Saudara yang terkasih ;

Suatu saat kami berbincang dengan seorang anak TUHAN yang setia beribadah, namun kami tahu bahwa di dalam hidupnya ada banyak masalah yang dirinya sendiri tidak dapat mengatasinya. Dia sangat memerlukan pertolongan dan tuntunan TUHAN. Langkah pertama yang kami sampaikan adalah : coba ambil waktu saat teduh setiap malam untuk membaca Alkitab. Bisa sendirian, atau berkelompok dengan anggota keluarganya di rumah. Gereja sudah menyediakan pembacaan Alkitab tahunan sebagai tuntunan. Tidak jadi masalah kalau dia membacanya terlambat, dimulai dari bulan ini, misalnya. Yang penting, cobalah dimulai dulu.  Start dulu. Tetapi dengan tegas dia berkata,”Wah, untuk itu saya ngga ada waktu. Seharian dari pagi saya sudah bekerja, malam hari biasanya saya sudah teler. Mata sudah tidak bisa dibuka lagi. Pengen istirahat saja bawaannya.” 

Sungguh sangat disayangkan bahwa dia tidak mau mencoba melakukan hal yang baik ini. Tetapi memang kemauan untuk memulai sesuatu yang baru itu tidak mudah. Perlu pengorbanan waktu dan tenaga. Apalagi di malam hari, ketika tubuh sudah bersiap untuk istirahat. Tetapi seandainya saja dia mau mencobanya, tentu dia akan merasakan sukacitanya ketika menemukan mutiara-mutiara yang tersembunyi di dalam Firman TUHAN itu. Begitu banyak intan permata bertaburan di dalam kitab ajaib itu, yang makin digali semakin banyak yang dapat ditemukan. Semua intan permata itu sangat berguna bagi kita sebagai pedoman dalam menjalani hidup. Bahkan firman itu menuntun kita juga untuk bisa berdoa tepat seperti yang DIA mau. 

Saudara, mari sediakan waktu untuk menggali isi Alkitab dan merenungkan firmanNYA. Setelah itu kita bisa merasakan ROH KUDUS menerangi jalan kita dengan tuntunan-NYA, semua tingkap langit dibukakan, dan berkat-NYA tercurah atas kita. Amin.

 

Aku percaya firman-MU ya dan amin,

Kasih-MU setia di dalam hidupku….

 

Ary dan Ester Handoko

Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak AKU

Matius 11 : 6

Saudara yang terkasih ;

Ada seorang aktor yang baru saja menikah dan menjadi sorotan di media massa. Pasangannya juga seorang artis yang cukup terkenal. Tidak menjadi masalah jika keduanya awalnya memiliki keyakinan yang sama, tetapi sangat disayangkan ketika diketahui bahwa ternyata sang aktor sampai berpindah agama karena keinginan menikah dengan wanita ini. Dahulu sang aktor adalah seorang pengikut KRISTUS, tetapi sekarang sudah menyeberang ke agama yang berbeda. Sungguh sangat disayangkan. Dia tidak sadar bahwa dia sudah menukar KRISTUS dengan kesenangan sementara di saat awal pernikahan saja. Dia sudah menukar hal yang abadi dengan sesuatu yang fana dan sangat sementara….

Saudara, jauh sebelum itu, di dalam Alkitab tercatat, bahwa YESUS telah beberapa kali mengingatkan murid-murid-NYA untuk berhati-hati terhadap godaan ini. Mengatas-namakan cinta, atau kedamaian di dunia, atau pertemanan dalam sebuah club, atau apa saja, dan mencampakkan keselamatan di dalam nama KRISTUS. YESUS berkata, ”Berbahagialah mereka yang tidak menjadi kecewa dan menolak AKU.” Marilah kita jujur terhadap diri masing-masing, benarkah DIA pernah mengecewakan kita? Apakah pernah DIA memungkiri kesetiaan-NYA? Apakah pernah DIA tidak menggenapi janji-NYA? Apakah sering DIA tidak menjawab doa-doa kita? 

Sesungguhnya, DIA adalah TUHAN yang setia, yang Maha Kuasa, yang selalu sedia menolong disaat kita tak berdaya. Bahkan DIA memberikan keselamatan kepada jiwa kita dan mengajak kita masuk ke dalam Sorga yang kekal. Saudara, jangan pernah tinggalkan DIA, apapun yang terjadi, atau saudara akan menyesal nanti…. 

 

Jangan menyerah, jangan berhenti berharap pada-NYA,

Walau kelam di depanmu, tiada jalan bagimu….

Jangan menyerah, jangan berhenti percaya pada-NYA,

Ijinkanlah DIA bekerja, memb’ri jalan bagimu….

 

Ary dan Ester Handoko

"Dimanakah engkau, ketika AKU meletakkan dasar bumi? Ceritakanlah, kalau engkau mempunyai pengertian!"

Ayub 38 : 4

Saudara yang terkasih ;

Terkadang ketika himpitan datang, seakan hidup kita di ambang kehancuran. “Dimanakah TUHAN?” kata sebagian orang. “TUHAN, tolong aku segera, kalau tidak, matilah aku sekarang !” doa beberapa orang yang lain. Teriakan-teriakan minta tolong, yang walaupun  tidak terucap dari mulut kita, hanya bergema di dalam hati, itu TUHAN dengar. TUHAN mengetahui segala sesuatu, bahkan sebelum semuanya terjadi. TUHAN tahu disaat kita sedang dalam kesesakan. Teriakan minta tolong, terdengar oleh-NYA. Dan buat menolong kita, itu bukanlah hal yang terlampau sukar untuk-NYA.

Ayat di dalam kitab Ayub menggambarkan, betapa kecilnya dan betapa tak berdayanya kita dibanding dengan keMaha Kuasaan TUHAN. Mengapa sampai TUHAN berbicara begitu panjang lebar kepada Ayub ketika itu ? Karena Ayub berteriak-teriak minta keadilan. Dan ia mulai tidak sabar dengan semua keadaan yang serba tunggang langgang disekelilingnya. Di saat dia mulai datang kepada TUHAN dengan pembelaan dirinya yang tidak bersalah, di saat itulah TUHAN datang dan berfirman dengan dahsyatnya kepada Ayub. TUHAN menantang Ayub, siapa yang lebih berkuasa atas hidup Ayub, TUHAN atau Ayub sendiri. Bahkan sampai-sampai TUHAN membeberkan cara DIA menata alam semesta dan segenap binatang ciptaan-NYA (bacalah Ayub 38 secara keseluruhan). DIA menantang Ayub apakah Ayub bisa melakukan hal yang sama.

Saudara, ada pelajaran berharga dari kisah Ayub di atas. Di saat keadaan sekacau apapun, jangan berhenti berharap kepada TUHAN, karena DIA berdaulat ! DIA yang ciptakan kita, dan DIA SANGGUP memuliakan hidup kita. Percayailah akan hal itu, dan jangan jengkelkan hatiNYA karena ketidakpercayaan kita. Jangan pernah ragukan TUHAN, apapun yang terjadi !

 

ALLAH itu bagi kita

Tempat perlindungan dan kekuatan  

Sebagai Penolong dalam kesesakan

Sangat terbukti… 

 

Ary dan Ester Handoko